Ayu Ungkapkan Cita Citanya Jadi Dokter pada Bupati Padang Pariaman

Ayu (10), anak asuh yayasan Al Hidayah, yang bercita-cita menjadi dokter bersalaman dengan Bupati Ali Mukhni di Pauh Kambar, Kamis (16/6).
Nan Sabaris (16/06/2016). Wajah gadis kecil itu langsung sumringah ketika namanya dipanggil seorang dermawan untuk mendekat kepadanya. Ia pun mendekat dan menyalami orang yang tak lain adalah Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni yang sedang berkunjung ke Panti asuhan Yayasan Al Hidayah Pauh Kambar, Kec Nan Sabaris, Kamis (16/6). Gadis cantik itu bernama Ayu yang baru jadi anak asuh panti sekitar enam bulan yang lalu.
"Ayu tau itu Bapak Bupati. Kan sering kasih sumbangan ke sini. Tapi baru tadi bisa duduk di sebelahnya," kata Ayu sambil malu-malu.
Ayu, gadis berusia 10 tahun adalah salah seorang penghuni panti. Ia seorang anak yatim piatu yang telah lama ditinggal kedua orang tuanya. Sebelumnya Ayu tinggal tinggal di rumah sanak saudaranya di Kec. IV Koto Aur Malintang, namun kemudian ia dititipkan ke panti tersebut. Ayu memiliki prestasi yang membanggakan, berulang kali ia meraih peringkat kelas di sekolahnya.
"Ayu juara satu pas menerima rapor kemaren," ujar gadis itu yang langsung diberi bonus khusus dari Bupati Ali Mukhni.
Mendengar cerita Ayu, sontak membuat Bupati Ali bersimpati. Kisah Ayu ini, kata orang nomor satu di Padang Pariaman itu menjadi inspirasi bagi seluruh orang tua.
"Kita terinspirasi dengan ananda Ayu ini, walau dengan keterbatasan, tidak mengurangi semangatnya dalam belajar untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang dokter," kata Ali Mukhni dengan mata berkaca-kaca.
Bupati Ali Mukhni dikenal seorang pemimpin yang penyayang anak-anak. Kehangatan dan senda gurau terlihat dalam percakapanya dengan anak-anak panti.
"Kalau ada yang juara satu, telpon Bapak, nanti kita kasih hadiah," ujarnya kepada seluruh anak asuh panti.
Bupati Ali Mukhni bersama pengurus yayasan Al Hidayah beserta anak asuh di Pauh Kambar, Kamis (16/6).
Kepada pengurus panti, ia berpesan agar memberitahu dirinya jika ada menemui kendala atau permasalahan dalam operasional panti.
"Jika ada kendala untuk operasional panti, tolong beritahu saya. Insya Allah kita siap bantu," kata bapak tiga putra itu.
Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni serahkan bantuan sebesar dua juta rupiah kepada pengurus yayasan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada donatur ranah dan rantau yang telah menberikan sumbangan moril dan materil di panti tersebut.
"Sumbangan itu kita niatkan karena Allah SWT dan kelak menjadi amal ibadah diakhirat nanti," kata Ali Mukhni didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.
Sementara Pengurus Yayasan Al Hidayah, Susi Mardiah mengatakan penghuni panti asuhan sebanyak 22 orang anak asuh. Semuanya berasal dari wilayah Padang Pariaman.
"Ada yang yang masih SD hingga Mahasiswa. Semuanya cerdas dan berprestasi di sekolahnya," ujar ibu paruh baya asal Kampung Dalam itu.
Dikatakannya bahwa Bupati Ali Mukhni sudah sejak lama menjadi donatur tetap panti asuhan. Pengurus panti juga diminta untuk mendidik anak asuh sehingga melahirkan generasi muda yang membanggakan daerah serta masa depan yang cerah.
"Bapak Bupati selalu berkunjung dan menanyakan apa ada kendala, bagaimana prestasi anak asuh dan memotivasi kami untuk selalu bersemangat mendidik dan mengasuh anak-anak," kata Susi mengakhiri.

Komentar